Jumat, Desember 02, 2011

Southampton - shopping town


Sebagai traveler yang sudah malang melintang kemana-mana, gue melihat bahwa di dunia ini ada jenis kota yang memang tercipta untuk mengundang turis datang. Biasanya kota jenis ini memiliki hal-hal unik entah karena sejarahnya, pemandangan alamnya, budayanya, dll... Di kota seperti ini kita ngga akan bingung mau jalan kemana - ngeliat apa - beli souvenir apa. Nah, Southampton yang kami datangi hari ini bukanlah termasuk kota jenis ini.
Disini ngga ada tourist attraction yang ngetop banget. Ngga ada juga yang jualan souvenir khas bertuliskan Southampton. Jadi, buat apa kami jauh-jauh kemari kalo ngga ada hal istimewa buat dilihat?

Kota ini sesunggguhnya sangat istimewa. Banget. Buat Tata, yang menghabiskan masa kecilnya di sebuah kota kecil ngga jauh dari sini. Ya, gue datang ke Southampton bukan sebagai turis, tapi dalam rangka ikut Tata napak tilas ke kampung halamannya.

Christmas Market
Ngga banyak yang bisa gue ceritakan tentang kota Southampton. Kota ini boleh dibilang cuma sebagai home-base saja, karena kami lebih banyak menghabiskan waktu jalan-jalan ke kota lain. Untunglah lokasi hotel kami sangat strategis, dekat stasiun kereta, samping Mc Donald (dapur McD pas ada di seberang jendela kamar kami, hehehe) dan... dekat dengan kawasan toko grosir : ada IKEA, Toys R Us, Argos, Next, dll..  (banyak banget deh). Trus jalan kaki sedikit ada kawasan 'old town' yang meriah dengan shopping street dan Christmas Marketnya.
Southampton seaport
Disini kami stay di hotel Etappe. Hotel ini adalah hotel dengan kamar tersempit selama trip kami. Tapi ngga masalah karena kamarnya bersih, harganya murah banget, dan sarapannya enak. Karena lokasi hotel ini yang dekat jalan tol antar kota maka pengunjungnya kebanyakan orang yang nyetir kemaleman. Atau orang belanja ke toko grosir. Karena gue liat banyak juga yang check out bawa bungkusan gede-gede. Mengingatkan gue sama pengunjung pasar Tanah Abang :)

Tidak ada komentar: