Jalan-jalan ke Portsmouth adalah bagian dari paket trip nostalgia kami. Di masa kecilnya Tata sering diajakin ortunya jalan-jalan ke sini. Gue agak kasian sama dia, menghabiskan masa kecil disini berarti dia ngga ngalamin main galah asin dan lomba balap karung (hehehe.. ngga penting banget).
Portsmouth jaraknya sekitar setengah jam naik kereta dari Southampton. Setiba di Portsmouth, kami keluar stasiun dan wooow.... ada keramaian Christmas market lagi disini. Suasananya asik banget, cuaca cerah dan orang-orang pada sibuk belanja Natal.
Kamipun lanjut naik bis menuju Seafront. Jangan tanya naik bisnya nomer berapa jurusan apa. Karena setiap kami ingin naik bis umum modalnya cuma cari tahu di halte aja. Di Inggris ini informasi mengenai rute bis umum PASTI ada, cuma masalahnya untuk memahaminya belum tentu mudah, kadang perlu didiskusikan secara komprehensif (=dengan dahi berkernyit dan nada suara mengambang - tanda ragu-ragu). Yah disinilah tantangannya, kalau berhasil puas banget deh.
Begitu pantai terlihat dari jendela bis, kamipun segera turun. Pantaaai... aku dataaaang....
Garis pantai di Portsmouth ini lurus dan panjang dengan trotoar lebar di sisinya. Pantainya berkerikil kuning, kayaknya sih ngga alami. Dari sini kita bisa lihat ada kapal feri seliweran, mungkin ke daratan Eropa (gue kurang tau pasti).
Btw, ini pertama kalinya gue ke pantai tanpa takut item. Boro-boro item, langit aja mendung begini dan udaranya dingin banget. Saking dinginnya Beng berani ngajak taruhan 100 pound buat yang berani nyebur ke laut. Habis Beng ngomong gitu tau-tau ada anjing main-main di laut. Hahaha... untung anjing ngga ikut taruhan. Dan baru saja kami kagum sama anjing yang tahan dingin itu, eh melintas di pantai, seorang bapak tua lagi berenang. Kami sampe bengong liat kakek ini. Ngga lama kemudian si kakek yang sudah selesai berenang ini melewati kami sambil berlari kencang basah-basahan cuma pake celana pendek. Fit banget ya grandpa... hebat.
 |
| casino for kids |
Dengan niat menghangatkan diri, kamipun mampir ke sebuah gedung 'amusement center'. Gedung ini ternyata berisi permainan anak-anak semacam Timezone di Jakarta, bedanya disini mainannya harus masukin duit receh dengan tujuan supaya mesinnya bisa mengeluarkan uang receh lagi, semacam ngajarin anak-anak main di casino. Hehehe... Kamipun main dan berhasil memenangkan beberapa pence. Inilah pendapatan pertama kami dalam poundsterling, walaupun didapat dengan cara agak haram hehehe....
Dari sini kami naik bis lagi ke Harbor, pemandangannya keren deh :
 |
| Gunwharf Harbor view at night |
Sebelum pulang kami makan fish and chips di dekat Gunwharf Harbor. Dan ada kejadian lucu di restoran fish and chips ini. Kami makan bareng anak-anak kecil yang lagi merayakan ulang tahun. Yang bikin kami geli, bokapnya si anak itu pinter banget ngelawak di depan anak-anak. Yah lumayan, hiburan gratis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar