Subway train-nya termasuk yang paling informatif krn selain informasi lewat suara juga ada lampu indikator yang bergerak sesuai perjalanan. Jd ngga usah kuatir stasiunnya kelewat.

Beli tiketnya juga ngga masalah karena ada mesin otomat, walaupun beberapa ada yang rusak. Yang lain dari yang lain adalah tiket keretanya bentuknya seperti koin, cara penggunaannya di pintu masuk ditempel , di pintu keluar dimasukkan lubang (kayak celengan) . Karena ukurannya kecil hati-hati jangan sampai hilang di jalan soalnya subway train disini dijaga ketat petugasnya.

Menurut gue style orang Shenzhen kelihatan beda dengan Shanghai dan Beijing. Mungkin mereka lebih berkiblat ke Hong Kong. Ada satu hal yang lucu banget, banyak anak kecil pake celana yang bolong di di bokong sampai ke depan. Apa ya maksudnya? semalas itukah orangtua di Shenzhen, sehingga kalau anaknya pee ngga usah ganti celana?