Setiba di Airport Shenzhen kami langsung mencari travel agent untuk booking hotel. Dengan perjuangan berat karena petugas travel agent tsb ngga bisa bhs Inggris akhirnya kami bisa juga check in di Hotel Airlines, bintang 3 dengan harga sekitar Rp 350 rb, lokasinya decent lah... di pinggir jalan gede, dekat subway train dan Dong Men (pusat belanja selain Lowu).
![]() |
| replika Taj Mahal |
Sore itu juga, kami pergi ke Windows of the World dengan naik subway train, theme park ini berisi replika bangunan2 terkenal di seluruh dunia. Dibagi per benua.
Di dekat replika gunung Fuji ada bioskop 4D, ternyata kami kesana pas jadwalnya film diputer, horee... nonton 4D! filmnya bercerita tentang dunia masa depan, ceritanya kita naik pesawat yg meliuk liuk di lalu lintas yg padat sampe trus terjun ke laut, seru deh penontonnya teriak2 semua, soalnya kursinya ikut goyang goyang dan kita kena semprotan angin & cipratan air tapi gue ngga nyangka pas ada adegan tikus lari2 di layar eh di betis gue kerasa ada kaki-kaki kecil...hiiiii tikusnya lari ke kaki gue.....hahaha... ternyata di bawah kursi ada kawat yg gerak2....gue masih geli kalo inget...
Kami juga sempat naik ke puncak replika eiffel, lumayan tinggi juga loh. Gue aja sempat berdoa semoga ngga ada gempa. Soalnya tanpa gempa aja udah agak goyang kena angin kenceng.
Walaupun Window of the World tutup jam 10 malam tapi sesudah gelap lampunya kurang terang dan suasananya sepi banget, kok rasanya seperti uji nyali. Jadi biarpun masih banyak tempat yg blm dilihat diputuskan pulang aja.
Malam itu kami jalan-jalan di Dong Men dan makan malam di Mc Donald, restoran resmi yang menjadi tujuan utama kami setiap lapar. Di pintu masuknya gue lihat ada prasasti yg isinya restoran ini adalah Mc Donald pertama di daratan China. Bangga bener kayaknya yg punya McD, bisa nembus China.
Hari selanjutnya kami ke Splendid China, mirip dengan yang kemarin tapi berisi replika bangunan terkenal yang ada di China, seperti great wall,forbidden city, patung teracota, macam-macam temple, macam-macam palace, bahkan miniatur kampung juga ada.
Dari situ kami naik subway train ke Lo Wu (atau Luo Hu), niatnya sih mau shopping tapi malah belok ke travel agent utk booking hotel di Hong Kong. Malam itu kami akan check out ke Hong Kong. Ternyata sehubungan saat itu adalah weekend, semua hotel di Hong Kong penuh !!
Kami agak bingung saat itu, tau2 ada mas-mas bule yg jg ada perlu di travel agent tsb, dia baru datang dari Hong Kong menuju Shenzhen. Kami kenalan sama dia. Baik banget dia mau nolongin kami. Di HK dia punya temen yang sangat helpfull, Gordon namanya. Dia nelpon temannya itu, katanya : Hello, I’m with my friends, 3 backpackers from Indonesia, but they speak English very well (huhuy....!!) Can you help them to find a cheap room for 2 nights? Trus telpon dialihkan ke Tata, let the expert talk.
Orang Hong Kong itu bilang dateng aja ke sini nanti dia jemput di stasiun. OK deh kami balik lg ke hotel utk ngambil ransel di deposit hotel trus langsung ke Hongkong. Hong Kong I'm coming!!
Kami juga sempat naik ke puncak replika eiffel, lumayan tinggi juga loh. Gue aja sempat berdoa semoga ngga ada gempa. Soalnya tanpa gempa aja udah agak goyang kena angin kenceng.Walaupun Window of the World tutup jam 10 malam tapi sesudah gelap lampunya kurang terang dan suasananya sepi banget, kok rasanya seperti uji nyali. Jadi biarpun masih banyak tempat yg blm dilihat diputuskan pulang aja.
Malam itu kami jalan-jalan di Dong Men dan makan malam di Mc Donald, restoran resmi yang menjadi tujuan utama kami setiap lapar. Di pintu masuknya gue lihat ada prasasti yg isinya restoran ini adalah Mc Donald pertama di daratan China. Bangga bener kayaknya yg punya McD, bisa nembus China.
Hari selanjutnya kami ke Splendid China, mirip dengan yang kemarin tapi berisi replika bangunan terkenal yang ada di China, seperti great wall,forbidden city, patung teracota, macam-macam temple, macam-macam palace, bahkan miniatur kampung juga ada.
Dari situ kami naik subway train ke Lo Wu (atau Luo Hu), niatnya sih mau shopping tapi malah belok ke travel agent utk booking hotel di Hong Kong. Malam itu kami akan check out ke Hong Kong. Ternyata sehubungan saat itu adalah weekend, semua hotel di Hong Kong penuh !!
Kami agak bingung saat itu, tau2 ada mas-mas bule yg jg ada perlu di travel agent tsb, dia baru datang dari Hong Kong menuju Shenzhen. Kami kenalan sama dia. Baik banget dia mau nolongin kami. Di HK dia punya temen yang sangat helpfull, Gordon namanya. Dia nelpon temannya itu, katanya : Hello, I’m with my friends, 3 backpackers from Indonesia, but they speak English very well (huhuy....!!) Can you help them to find a cheap room for 2 nights? Trus telpon dialihkan ke Tata, let the expert talk.
Orang Hong Kong itu bilang dateng aja ke sini nanti dia jemput di stasiun. OK deh kami balik lg ke hotel utk ngambil ransel di deposit hotel trus langsung ke Hongkong. Hong Kong I'm coming!!

