![]() |
Temen saya tersebut berhasil mengajak 2 teman lainnya, jadilah kami ber-4 daftar trip ini, (total anggota open trip 16 orang yang ternyata mayoritas sudah saling kenal saking seringnya mereka traveling bareng di berbagai open trip).
Berikut itinerary, akomodasi dan pesawat yang kami gunakan :
Pesawat : Thai Airways
Hari 1 :
Berangkat dari Jakarta ke Bangkok untuk transit 1 malam.
Jalan-jalan di Pratunam
Jalan-jalan di Pratunam
Akomodasi : Hotel Patra Pratunam
Hari 2 :
Terbang ke Moscow
Tiba di Domodedovo Airport sore hari, dijemput guide dengan naik minibus sewaan.
Malamnya kami jalan-jalan sekitar Arbat street
Malamnya kami jalan-jalan sekitar Arbat street
Akomodasi : Landmark Hostel Arbat
Hari 3 :
Cathedral of Christ the Saviour
Museum Cosmonautics
Makan malam di Arbat Street
Makan malam di Arbat Street
Hari 4:
Red Square
Basil Cathedral
makan siang di GUM shopping Mall
Istana Kremlin
(satu area tapi seharian ngga cukup saking banyaknya yang bisa diliat)
Basil Cathedral
makan siang di GUM shopping Mall
Istana Kremlin
(satu area tapi seharian ngga cukup saking banyaknya yang bisa diliat)
Hari 5:
Wisata kuliner di Danilovsky Market.
Pasar souvenir Ismaylovo
Naik kereta malam (sleeping train) ke St. Petersburg
Kazan Cathedral
Palace Square
St. Isaac Cathedral
kembali ke hostel naik bis...
Akomodasi : Simple Hostel.
Hermitage Museum
Peter and Paul Fortress
Penginapan : Landmark Hostel Arbat (lagi)
Siang : menuju airport untuk terbang kembali ke Jakarta.
Home sweet home.
Libur telah usai.
Cuaca
Sisi positif dari jalan-jalan ke Rusia bulan Oktober adalah kita bisa menyaksikan indahnya musim gugur di Rusia dimana daun-daun berubah warna, menguning atau memerah. Indah sekali. Sisi tidak enaknya adalah cuaca yang kurang bersahabat, saat kami disana tidak ada hari tanpa hujan, temperatur pun sudah dingin untuk ukuran orang Indonesia.
Open Trip
Keuntungan traveling dalam open trip adalah kita bisa traveling dengan kebebasan a la backpacker tanpa perlu repot menyiapkan ini itu karena semua sudah diurusin (visa, penginapan, tiket, itinerary), tanpa nyasar-nyasar (karena ada guide), dengan tetap bisa merasakan suasana kehidupan orang lokal (karena naik transportasi umum plus jalan kaki kemana-mana), makan juga bebas menentukan mau menu apa (karena bayar masing-masing) Dan yang penting, kita ngga menghabiskan waktu mengunjungi tempat belanja atau tempat yang kita ngga sukai seperti kalau kita ikut grup tour konvensional.
Kekurangannya adalah kami tinggal di dormitory hostel dan sharing bathroom. Walaupun hostelnya bersih dan keren serta lokasinya enak banget, tetap saja kita harus berbagi kamar mandi dan toilet dimana pada saat peak hour bakalan ngantri.
Operator open trip ke Rusia ini sekarang sudah banyak, kalau berminat banding-bandingkan silakan cek aja di Instagram dengan hashtag opentriprusia.
Pasar souvenir Ismaylovo
Naik kereta malam (sleeping train) ke St. Petersburg
Hari 6:
... jalan kakiKazan Cathedral
Palace Square
St. Isaac Cathedral
kembali ke hostel naik bis...
Akomodasi : Simple Hostel.
Hari 7 :
Church of the Savior on BloodHermitage Museum
Hari 8 :
Day trip ke Peterhof PalacePeter and Paul Fortress
Hari 9:
Perjalanan naik kereta kembali ke Moscow.Penginapan : Landmark Hostel Arbat (lagi)
Hari 10:
Pagi jalan-jalan di sekitar HostelSiang : menuju airport untuk terbang kembali ke Jakarta.
Hari 11 :
Transit di Bangkok dan tiba di Jakarta.Home sweet home.
Libur telah usai.
Cuaca
Sisi positif dari jalan-jalan ke Rusia bulan Oktober adalah kita bisa menyaksikan indahnya musim gugur di Rusia dimana daun-daun berubah warna, menguning atau memerah. Indah sekali. Sisi tidak enaknya adalah cuaca yang kurang bersahabat, saat kami disana tidak ada hari tanpa hujan, temperatur pun sudah dingin untuk ukuran orang Indonesia.
Open Trip
Keuntungan traveling dalam open trip adalah kita bisa traveling dengan kebebasan a la backpacker tanpa perlu repot menyiapkan ini itu karena semua sudah diurusin (visa, penginapan, tiket, itinerary), tanpa nyasar-nyasar (karena ada guide), dengan tetap bisa merasakan suasana kehidupan orang lokal (karena naik transportasi umum plus jalan kaki kemana-mana), makan juga bebas menentukan mau menu apa (karena bayar masing-masing) Dan yang penting, kita ngga menghabiskan waktu mengunjungi tempat belanja atau tempat yang kita ngga sukai seperti kalau kita ikut grup tour konvensional.
Kekurangannya adalah kami tinggal di dormitory hostel dan sharing bathroom. Walaupun hostelnya bersih dan keren serta lokasinya enak banget, tetap saja kita harus berbagi kamar mandi dan toilet dimana pada saat peak hour bakalan ngantri.
Operator open trip ke Rusia ini sekarang sudah banyak, kalau berminat banding-bandingkan silakan cek aja di Instagram dengan hashtag opentriprusia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar