Sabtu, November 04, 2017

Itinerary Open Trip ke Rusia


Rusia adalah negara yang berada di urutan pertama dalam bucketlist "negara impian yang ingin saya kunjungi". Sayangnya cari teman untuk pergi ke Rusia ngga segampang kayak ke negara Eropa lain. Setelah sekian lama - sampai hampir lupa - kesempatan itu akhirnya datang juga, seorang teman ngajakin ikutan open trip ke Moscow + St. Petersburg bulan Oktober 2017 dengan durasi total 11 hari, biaya Rp 14,5 juta saja (belum termasuk tiket tempat wisata dan makan). Not bad lah... gue pun memutuskan join. 

Temen saya tersebut berhasil mengajak 2 teman lainnya, jadilah kami ber-4 daftar trip ini, (total anggota open trip 16 orang yang ternyata mayoritas sudah saling kenal saking seringnya mereka traveling bareng di berbagai open trip).


Berikut itinerary, akomodasi dan pesawat yang kami gunakan :

Pesawat : Thai Airways

Hari 1 :
Berangkat dari Jakarta ke Bangkok untuk transit 1 malam.
Jalan-jalan di Pratunam

Akomodasi : Hotel Patra Pratunam

Hari 2 :

Terbang ke Moscow
Tiba di Domodedovo Airport sore hari, dijemput guide dengan naik minibus sewaan.
Malamnya kami jalan-jalan sekitar Arbat street

Akomodasi : Landmark Hostel Arbat 

Hari 3 :

Cathedral of Christ the Saviour
Museum Cosmonautics
Makan malam di Arbat Street


Hari 4:

Red Square
Basil Cathedral
makan siang di GUM shopping Mall
Istana Kremlin
(satu area tapi seharian ngga cukup saking banyaknya yang bisa diliat)

Hari 5:

Wisata kuliner di Danilovsky Market.
Pasar souvenir Ismaylovo
Naik kereta malam (sleeping train) ke St. Petersburg

Hari 6:

... jalan kaki
Kazan Cathedral
Palace Square
St. Isaac Cathedral
kembali ke hostel naik bis...

Akomodasi : Simple Hostel.


Hari 7 :

Church of the Savior on Blood
Hermitage Museum

Hari 8 :

Day trip ke Peterhof Palace
Peter and Paul Fortress

Hari 9:

Perjalanan naik kereta kembali ke Moscow.
Penginapan : Landmark Hostel Arbat (lagi)

Hari 10:

Pagi jalan-jalan di sekitar Hostel
Siang : menuju airport untuk terbang kembali ke Jakarta.


Hari 11 :

Transit di Bangkok dan tiba di Jakarta.
Home sweet home.
Libur telah usai.


Cuaca
Sisi positif dari jalan-jalan ke Rusia bulan Oktober adalah kita bisa menyaksikan indahnya musim gugur di Rusia dimana daun-daun berubah warna, menguning atau memerah. Indah sekali. Sisi tidak enaknya adalah cuaca yang kurang bersahabat, saat kami disana tidak ada hari tanpa hujan, temperatur pun sudah dingin untuk ukuran orang Indonesia.


Open Trip
Keuntungan traveling dalam open trip adalah kita bisa traveling dengan kebebasan a la backpacker tanpa perlu repot menyiapkan ini itu karena semua sudah diurusin (visa, penginapan, tiket, itinerary), tanpa nyasar-nyasar (karena ada guide), dengan tetap bisa merasakan suasana kehidupan orang lokal (karena naik transportasi umum plus jalan kaki kemana-mana), makan juga bebas menentukan mau menu apa (karena bayar masing-masing) Dan yang penting, kita ngga menghabiskan waktu mengunjungi tempat belanja atau tempat yang kita ngga sukai seperti kalau kita ikut grup tour konvensional.

Kekurangannya adalah kami tinggal di dormitory hostel dan sharing bathroom. Walaupun hostelnya bersih dan keren serta lokasinya enak banget, tetap saja kita harus berbagi kamar mandi dan toilet dimana pada saat peak hour bakalan ngantri.

Operator open trip ke Rusia ini sekarang sudah banyak, kalau berminat banding-bandingkan silakan cek aja di Instagram dengan hashtag opentriprusia. 

Tidak ada komentar: