Sokcho adalah sebuah kota kecil di tepi pantai, rombongan tour kami menginap semalam disini untuk transit menuju lokasi kunjungan selanjutnya yaitu Mt. Seorak. Kita bisa bayangkan pemandangan di kota ini: ada pantai dan ada gunung. Indah banget. Sayangnya kami tidak punya cukup waktu untuk eksplore kota Sokcho karena kami hanya menumpang tidur dan sarapan saja disini.
Kami tiba disini malam hari, sesudah check in kami jalan-jalan di sekitar hotel (dalam udara super dingin) dan alhasil tidak menemukan tempat untuk dikunjungi kecuali sebuah mini market yang buka 24 jam di samping hotel. Akhirnya kami mampir kesitu dan membeli ramen instan. Petugas kasirnya, seorang Ahjussi (paman) yang ramah sekali, dia menunjukkan pada saya cara memasak ramen (super pedas) yang saya beli , katanya supaya enak ramen jangan hanya direndam dalam air panas saja tapi harus dimasak di microwave. Ahjussi tersebut juga cerita akhir-akhir ini banyak sekali turis Indonesia datang ke Sokcho demi punya pengalaman musim dingin. Kebetulan di minimarket tersebut kami bertemu dengan beberapa orang Indonesia dari grup tour berbeda yang menginap di hotel yang sama.
Keesokan paginya rombongan kami berangkat ke Mt. Seorak, sepanjang jalan kami disuguhi pemandangan yang sangat indah yaitu pepohonan tanpa daun dengan latar belakang deretan pegunungan tertutup salju, rasanya campur aduk antara senang sekaligus deg-degan membayangkan sedingin apa di atas gunung nanti.
Sekitar setengah jam kemudian kami tiba di pelataran parkir Taman Nasional Mt. Seorak dan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju stasiun cable car, saat itu dinginnya luar biasa. Kami juga harus hati-hati melangkah karena di beberapa bagian jalan tertutup lapisan es yang sangat licin.
![]() |
Tempat parkir dan bangunan cafe sebelum dan sesudah hujan salju
|
Ternyata setelah salju turun udara tidak sedingin sebelumnya. Kamipun bisa berfoto di tengah derasnya salju dan pemandangan putih semua karena tertutup salju.. indah sekali. Sungguh kami merasa sangat beruntung.
Tempat ini merupakan highlight dari perjalanan kami. Terimakasih ya Tuhan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar