Kamis, Agustus 15, 2013

Lisbon : makin lama makin suka

Sesudah beberapa jam kami di Lisbon dan terbiasa dengan suasananya, mulailah kami memperhatikan detil dari kota ini. Dan ternyata, Lisbon adalah kota yang ngga kalah keren dari kota-kota lain di Eropa! Ini alasannya :

  1. Mosaik dimana-mana!
trotoarnya indah bukan?
Salah satu keunikan yang membuat kota ini indah adalah mosaiknya yang menghiasi seluruh kota. Mulai dari trotoar hingga ke tembok-tembok gedungnya. Baru di kota ini gue menikmati jalan kaki sekaligus karya seni.... dengan cara diinjak-injak.

  1. Keliling kota naik Trem
Tram - di gang sempit
Kontur kota ini berbukit-bukit sehingga alat transportasi umum yang digunakan adalah trem, trayeknya keren banget , nyelip-nyelip di gang sempit, dan naik turun bukit curam. Trem yang paling terkenal di kalangan turis adalah trem nomor 28, karena masih menggunakan trem asli jaman dulu dengan interior terbuat dari kayu.

  1. Permandangan dari atas Bukit
tempat duduk-duduk menikmati pemandangan
Hill and sea view
Gara-gara iseng keliling kota dengan naik  trem, gue jadi melihat dari jendela trem bahwa kota ini sangat indah bila dilihat dari atas bukit. Ada beberapa viewpoint dimana kita bisa melihat pemandangan dari ketinggian. Dari tempat seperti ini barulah gue bisa mengakui bahwa Lisbon adalah kota yang cantik.

4. Arsitektur dan bangunan kunonya


area kota tua yang sudah dicat warna warni
Gedung-gedung tuanya awalnya berkesan bobrok, tapi sesudah gue telusuri gue bisa liat bahwa sisa-sisa kecantikannya masih kelihatan, terutama detil-detil ornamennya,  trus lama-lama malah terasa lebih otentik dan terasa ke-kuno-an-nya dibanding kota lain yang gedung-gedung tuanya sudah direnovasi.

Restauradores
5. Lebih Murah!
Jangan bandingin dengan negara ASEAN sih... tapi di Lisbon ini harga-harga terasa lebih murah loh untuk ukuran Eropa. Kota Lisbon ngga terlalu besar, sehingga kalau kita naik taksi ongkosnya masih terjangkau. Kami naik taksi 2 kali, saat datang dari stasiun kereta Apolonia dan ke airport saat akan pulang. Harganya kurang dari 10 Euro.

Kesimpulan
Lisbon bukan jenis kota yang akan kita suka pada pandangan pertama, tapi jenis yang awalnya  tidak menarik, sesudah kenal makin lama makin suka. Bagi gue, Lisbon itu jenis kota yang punya 'inner beauty', yang kecantikannya tersembunyi.

Kita harus berada beberapa saat dulu disana, blusukan di kota tuanya, berinteraksi dengan orang-orangnya, duduk-duduk di atas bukit, minum kopi dan makan egg tart, barulah bisa kita mengakui keindahannya.

1 komentar:

nontjes mengatakan...

Yup menurutku Lisboa masi jadi salahsatu tempat terindah di Eropa. Sayangnya kurang terkenal dibanding Adam, Berlin. Pas nyampe stasiun-nya aja uda takjub bgt sama mozaik yg menuhin dinding... Pdhal sblum ksana uda lewat bbrp negara dl tapi tetep Lisboa sangat mengesankan :)