Minggu, Oktober 30, 2011

Visa Italia

 Perjuangan memperoleh visa Schengen berlanjut.

Sesudah kami mereschedule (baca: menunda 1 bulan) penerbangan kami maka kamipun memutuskan untuk membuat visa via kedutaan Italia, alasannya : Milan merupakan salah satu tujuan kami, dan saat kami daftar di website kedutaan Italia ternyata jadwal submit masih kosong untuk minggu depan. Sesudah dihitung dan diterawang kayaknya visa bisa jadi 2 minggu sebelum kami berangkat. Sip deh. Kamipun mulai ribet mengumpulkan berkas persyaratan.

Dokumen tambahan yang kami siapkan untuk pembuatan visa Italia ini adalah  surat referensi bank dan tiket pesawat London - Milano, Geneva - Edinburgh (via Easyjet). Lainnya sama dengan persyaratan di kedutaan Swiss.

Lalu kamipun datang ke kedutaan Italia dengan membawa print out bukti registrasi kami. Dan kejutan pun terjadi. Setiap pagi pihak kedutaan mencetak daftar nama yang akan submit hari itu, dan tahukah apa yang terjadi saudara-saudara??? NAMA KAMI NGGA ADA!!

Gue ngga mau menulis lebih lanjut tentang kekesalan kami, bisa 5 alinea ngga selesai, dan tau ngga sih... yang senasib sama kami ada beberapa orang. Bahkan ada sepasang suami istri yang sudah jauh-jauh datang dari Bandung buat submit tapi ditolak karena nama mereka ngga ada di list. Padahal mereka sudah bawa bukti registrasi online juga.

Menurut petugas satpam Kedutaan yang kebetulan orang bule hal ini terjadi karena kesalahan kami, kenapa merubah nama kami di web registrasi online (dia ngomong gini : Why you change your name?). Gue sampe bengong... gue?? merubah nama gue??? OMG...

Ya sudahlah. Kedutaan asing jangan dilawan, kamipun segera melakukan segala pendekatan baik dengan kata-kata cerdas sampai jurus bujuk rayu memelas tetapi tidak mempan. Kami disuruh booking ulang (yang ngga jamin pas harinya nanti nama kami ada di daftar). Gawat nih... akhirnya kami tanya-tanya sama pak satpam yang orang Indonesia, dan dianjurkan untuk pakai perantara alias calo.

Singkat kata visa Italia kami jadi. Tapi dengan tambahan sekian ratus ribu Rupiah. Cuma supaya bisa submit minggu itu. Gondok to the max.

1 komentar:

Andhika Panduwinata mengatakan...

Hmmm.. menarik. Ternyata calo juga bisa tembus yah ke dalam keduataan itali.