Minggu, November 20, 2011

DUOMO and SFORZESCO

Di depan The Duomo
Walaupun setiap datang di tempat baru kami menjadi turis yang dumb and dumber karena kurangnya informasi mengenai tujuan wisata. Di kota ini, syukurlah, kami sudah tau mau kemana hari ini yaitu mengunjungi satu-satunya icon di Milano yang kami tau : Katedral DUOMO.

Berbeda dengan saat kedatangan kami kemarin, pagi ini kami sangat menikmati jalan kaki ke stasiun Metro Loretto. Suasana jalanan di Minggu pagi ini sepiiiiiii banget. sehingga kami bisa menikmati keindahan pagi ini secara maksimal dengan cara foto sana sini tanpa pake malu-malu.

Di depan Katedral Duomo barulah kami melihat keramaian, ada kerumunan orang dimana-mana. Disini ada lapangan dengan banyak burung merpati berterbangan. Banyak turis yang suka difoto disini sambil dikerubuti burung (pernah liat kan?). Akibatnya banyak orang-orang berkulit gelap secara mencurigakan menawarkan makanan burung gratis ke turis-turis, biar burung pada nyamperin, yang otomatis kami tolak.

dirubung burung :)
Gue mengakui gereja ini sangat amatlah indah dan megah. Terutama detil-detil di dinding luarnya itu lho... keren abis. Sayang gue ngga masuk ke dalam jadi ngga tau interiornya seperti apa.

Galleria
Di sebelah kiri Duomo, ada sebuah bangunan kuno cantik yang dijadikan shopping mall, namanya Mall Galleria Vittorio Emanuele. Dibanding dengan mall-mall yang ada di Jakarta mall ini beda total. Langit-langitnya terbuat dari kaca, lantainya marmer bermotif cantik. Isinya 'cuma' toko-toko disainer Italia dan restoran-restoran eksklusif. Yah tau sendirilah... jenis toko-toko yang orang miskin silakan menjauh aja...

Dari Galleria kami berjalan ke arah VIA DANTE. Jalanan ini dikhususkan buat pejalan kaki. Dan kami berjalan kaki di sini dengan kecepatan lambat selambat-lambatnya, tiap 20 langkah berhenti 15 menit, kalo ngga foto2, masuk toko, atau nonton seniman pinggir jalan. Pokoknya santai to the max. Suasananya emang menyenangkan, orang-orang yang lewat juga penampilannya keren-keren. Berasa banget deh kota mode-nya.

 
Castello Sforceszo
Di ujung jalan ini ada benteng keren yang namanya susah diucapkan yaitu CASTELLO SFORCESZO. Kamipun masuk ke dalam dengan tujuan utama : cari toilet. Sesudah itu barulah lanjut liat-liat halaman dalamnya, dan ke halaman belakangnya, dan.... wooow... ada taman super cantik disitu dengan pepohonan yang nyaris rontok, daunnya berwarna kuning dan merah. Cantik banget. Kamipun duduk-duduk sambil makan kue dan minum teh panas.

nonton anak2 main bola
Nothing beats this... ngobrol sama teman2 baik, pemandangan indah, cuaca cerah, teh enak, this is a simple joy but feels like heaven. Di taman ini gue juga merasakan suasana gila bolanya orang-orang Italia karena ada banyak anak-anak main sepakbola di situ. Lucu-lucu deh. Kebayang gedenya kalian bakal seganteng apa ya nak.... :)

taman di belakang Castello Sforceszo
Puas menikmati taman kamipun balik ke arah Via Dante. Saat itu langit mulai gelap dan kamipun mulai merasa lapar. Ternyata kami kelaparan di tempat yang salah. Disini yang ada cuma restoran serius (baca: mahal) semua, tapi karena sudah laper banget akhirnya kami memutuskan makan disini dan terpilihlah sebuah restoran dalam tenda plastik yang berpenghangat. Inilah pertama kali di trip ini kami makan di tempat yang harganya mahal banget. Tapi lumayanlah buat pengalaman, karena pasta yang gue makan rasanya uenak tenan maknyus pol!

makan pasta di Via Dante
Berhubung kota Milan ini ternyata dinginnya ngga ketulungan kamipun memutuskan untuk pulang cepat, tapi sempat mampir di mall yang ada di sekitar hotel sih. Malamnya kami beli nasi di Chinese Restaurant untuk kami makan di hotel bersama rendang andalan, bawaan kami dari Jakarta. Enak bangeeet...

Tidak ada komentar: