
Perjalanan dari Bern ke Interlaken memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan pemandangan yang indah banget.... rumah-rumah pedesaan di tepi danau yang tenang dengan latar belakang gunung-gunung bersalju... Lukisan banget!

Interlaken sendiri hanya kota kecil, tempat wisata utamanya adalah Jungfraujoch, puncak gunung bersalju tempat orang main ski. Ada satu hal yang bikin gue takjub banget di kota ini, kalo kita berdiri di pinggir jalan utk menyeberang maka otomatis semua kendaraan akan berhenti untuk memberi jalan ke pejalan kaki. Mungkin karena ini kota kecil, warganya berpendidikan dan berkecukupan sehingga bisa menghargai pejalan kaki. Ditambah lagi suasananya yang nyantai dan ngga ada yang terburu-buru. Kota yang sangat aneh buat orang Jakarta seperti gue, seems too good to be true.
Gue di Interlaken West ngga lama, untuk ke tempat wisatanya ngga tahunya masih harus nyambung naik bis atau kereta lagi. Jadi gue jalan-jalan aja di deretan toko-toko deket stasiun yang kebanyakan menjual souvenir Swiss, harganya lebih murah dibanding di Bern.
Gue di Interlaken West ngga lama, untuk ke tempat wisatanya ngga tahunya masih harus nyambung naik bis atau kereta lagi. Jadi gue jalan-jalan aja di deretan toko-toko deket stasiun yang kebanyakan menjual souvenir Swiss, harganya lebih murah dibanding di Bern. 
Ternyata sebelum jam 3 sore kami sudah kelar dengan Interlaken, bisa ke 1 kota lagi. Kami putuskan untuk ke Montreux karena searah pulang ke Geneva.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar