Selasa, Februari 20, 2007

Bern - Ibukota Swiss

Dalam perjalanan menuju Interlaken kami harus ganti kereta di Bern. Jadi disempetin dong jalan-jalan dulu. Bern adalah ibukota Swiss (sebelumnya gue pikir Zurich lho!!), next time kalo ke Swiss gue mau stay di sini. Kotanya kecil tapi hidup dan rame, banyak tempat yang bisa dikunjungi dengan jalan kaki. Kota ini memiliki segala hal yang dibutuhkan warganya : transportasi, restoran, pertokoan, sungai, gunung....(kecuali pantai... ngga ada di sini!!). Bern ini kota kelahirannya Einstein, jadi buat elo yang ngefans sama beliau, bisa ngunjungi rumahnya.
Di stasiun Bern gue minta peta ke Tourist Information. Dari peta gue lihat kalo kota ini berada di tepi sungai Aare yang bentuknya seperti huruf U. Bern ini, biarpun ibukota tapi teteup kecil banget! Tempat wisata dalam kotanya adalah Old Town yang lokasinya ya di sekitar stasiun. Old town ini merupakan salah satu yang dilindungi oleh UNESCO, gedung-gedungnya masih asli dari jaman dulu, ngga heran kalo kita bener-bener bisa merasakan suasana kunonya.
Tanpa tujuan pasti, gue keluar dari stasiun kereta dan jalan kaki ke arah kiri. Syukurlah hari ini cerah, gue liat di pinggir jalan ada banyak anak muda duduk-duduk berjemur sambil baca, mungkin pada kuliah disini ya? Sesudah jalan beberapa lama sambil mengagumi bangunan-bangunan tuanya gue lihat ada clock tower yang eye catching karena tingginya.

Dari clock tower ini gue menyusuri Marktgasse, jalan yang bangunan di kiri-kanannya kelihatan seragam dan jalanannya terbuat dari batu-batu yang rapi, sekali-sekali ada trem merah lewat. Teratur banget. Tempat ini pertokoan kebanggan orang Bern. Kelebihannya shopping disini katanya kalo hujan trotoarnya tertutup jadi ngga kehujanan.
Di Bern, kita bisa menemukan banyak patung kecil dengan air mancur di jalanan. Setiap patung ada sejarahnya, ditulis kok di pinggir kolam atau di temboknya. Dan kalo haus kita boleh minum airnya, selama ada tulisan water drinkable.

Akhirnya kami berhenti di depan gedung opera Stadtheatre yang lokasinya dekat jembatan dengan pemandangan yang cantik, ada lembah dengan rumah-rumah di tepi sungai dan ada patung orang naik kuda dan 4 beruang. Kami duduk-duduk di taman depan gedung itu sambil menikmati pemandangan. Ngga deng... lebih tepatnya foto-foto disitu. Ternyata beruang adalah lambang kota Berne. Konon kabarnya, nenek moyang orang Berne membunuh beruang saat pertama nyampe di Berne.

Sesudah puas poto sana sini gue jalan balik lagi deh ke stasiun lewat rute lain yang ngga kalah rame, lewat-lewat pertokoan dan anak-anak mahasiswa yang lagi berjemur. Sempetin beli makan siang dulu untuk dimakan di kereta.
Cuma sebentar banget gue di Bern, ngga nyampe 2 jam. Sebenernya sih belum puas. Berne kan punya gunung Alpen sendiri, bisa naik trem kesitu. Gue juga ngga sempat foto-foto ke Bundeshaus-nya, liat rumahnya Einstein, trus katedralnya, trus taman dengan funicular-nya... hiks... malah jadi pengen kesana lagi.
There's always next time!! semoga deh.

Tidak ada komentar: