Casa Luciano
Lokasi : di sebuah perempatan ngga jauh dari Museum Reina Sofia, dekat pintu masuk stasiun metro Atocha.
Pada saat kami baru saja meninggalkan hotel, kami melihat sebuah restoran yang penuh pengunjung, ngga tau kenapa kamipun mendadak lapar dan memutuskan untuk masuk, ngga pake pikir panjang langsung pesan Paella dan Sangria.
Paella adalah nasi yang dimasak di atas ketel bulat, dicampur kacang polong, seafood atau daging dan sayuran dan dibumbui sedemikian rupa sehingga warnanya kuning keemasan. Beras yang digunakan adalah jenis yang butirannya bulat gendut. Rasanya gurih, dan asam (dikucurin jeruk). Buat orang Indonesia yang perutnya cuma mempan sama nasi, Spanyol adalah tempat yang aman buat traveling karena ada paella dimana-mana!
![]() |
| Paella |
Pada saat kami baru saja meninggalkan hotel, kami melihat sebuah restoran yang penuh pengunjung, ngga tau kenapa kamipun mendadak lapar dan memutuskan untuk masuk, ngga pake pikir panjang langsung pesan Paella dan Sangria.
![]() |
| Sangria |
Museo du Jamon
![]() |
| Bocadillos |
Saat kami sedang foto-foto aneka gaya dengan patung beruang di Puerta del Sol, kami melihat ada satu toko yang ramai pengunjung, namanya Museo du Jamon, insting kami membawa kami untuk mendekat, pas ngintip ke dalam ternyata toko ini menjual aneka daging asap (pork). Masuklah kami ke dalam dan tergiur untuk mencoba. Kamipun membeli Bocadillos seharga 1Euro.
Bocadillos adalah roti baguette (roti yang keras itu loh) yang dibelah dikasih daging asap dan keju. Udah gitu doang. Yang istimewa adalah si daging asapnya itu, rasanya khas dan irisannya tipis-tipis banget. Katanya sih, belum sah kalau kita ke Madrid tapi belum nyobain bocadillos.
Bocadillos adalah roti baguette (roti yang keras itu loh) yang dibelah dikasih daging asap dan keju. Udah gitu doang. Yang istimewa adalah si daging asapnya itu, rasanya khas dan irisannya tipis-tipis banget. Katanya sih, belum sah kalau kita ke Madrid tapi belum nyobain bocadillos.
El Mercado de San Miguel
Di samping Plaza Mayor ada semacam food court bernama Mercado San Miguel. Seperti tempat-tempat sebelumnya, kami masuk kesitu karena tertarik melihat keramaian pengunjungnya. Dan gawat... isinya orang jual makanan semua!! Kamipun jajan lagi!!
Tapas adalah snack khas Spanyol berupa irisan roti yang di atasnya dikasih macam-macam topping. Kami beli tapas smoked salmon dan tuna. Disini kami minum Sangria lagi dan rasanya agak mengecewakan karena ngga seenak yang sebelumnya. Kalo ngga mikir harganya sih rasanya pengen gue cobain itu semua tapas yang ada di etalase...
Di samping Plaza Mayor ada semacam food court bernama Mercado San Miguel. Seperti tempat-tempat sebelumnya, kami masuk kesitu karena tertarik melihat keramaian pengunjungnya. Dan gawat... isinya orang jual makanan semua!! Kamipun jajan lagi!!
![]() |
| Tapas smoked salmon. Yummy. |
![]() |
| aneka kue yang manis manis |
![]() |
| aneka tapas |
Sebelum kembali ke hotel kami mampir ke sebuah warung untuk makan churros. Churros adalah semacam kue goreng yang makannya dicelup ke hot chocolate. Kalau kuenya habis sisa coklatnya bisa kita minum dengan menggunakan sendok, karena hot choc-nya kental banget susah untuk diteguk.
![]() |
| Churros |
Dan sekarang gue sadar kenapa tourist guide di Madrid isinya rekomendasi tempat makan melulu.... Makanannya enak-enak begini!!
Kesimpulan hari ini : mulut dan perut gue jatuh cinta sama makanan Spanyol.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar