Rabu, September 05, 2012

Transit 1 hari di Singapore. Tetap semangat!

Ini adalah kunjungan gue ke Singapore untuk yang ke entah berapa kalinya, dan sekarang di luar rencana kami terpaksa harus menghabiskan 1 hari di Singapore karena pesawat kami ke Xi'an ditunda keberangkatannya. Walaupun agak sebel karena waktu kunjungan kami ke Xi'an jadi berkurang dan kami ngga ada ide mau ngapain lagi di Singapore tapi kami ngga mau mengeluh panjang lebar, kami ngga mau mood kami rusak. Misi kami ke Singapore kali ini : kami mau liburan... hati harus gembira!!

Untuk menjaga agar sensasi traveling tetap menyala-nyala, gue pun berniat harus mencoba sesuatu yang baru, menonton sesuatu yang baru, atau melakukan sesuatu yang baru. Dan inilah hal-hal baru tersebut :

1. Kami menginap di Hotel Kapsul.
Untuk pertama kalinya gue merasakan menginap di hostel kapsul, namanya : Woke Inn. Lokasinya dekat stasiun MRT Raffless Place dan Clarke Quay. Tau kan hotel kapsul itu apa? Hostel kapsul adalah hostel yang ruangannya sempiiiiiit banget kayak deretan kapsul berjejer-jejer. Hostel ini tadinya cuma ngetop di Jepang, nah pas gue tau udah ada juga di Singapore maka gue iseng cobain juga. Bentuk tempat tidurnya seperti ini :
Tempat tidurnya disusun dalam kotak dua tingkat berjajar. Masing-masing box dilengkapi dengan monitor TV, plug listrik, kipas angin dan ada tirai bambu penutup box. Begitu tirai ditutup privacy kita terjaga, ngga ada yang bisa melihat dari luar. Ukuran box cukup besar sehingga kita bisa leluasa bergerak. Ruangannya ber-AC lumayan dingin. Gue tidur pules banget. Hostel ini juga menyediakan common room di depan resepsionisnya dengan fasilitas wifi, makanan dan minuman 24 jam gratis.
free wifi, makanan dan minuman gratis 24 jam
2. Jalan-jalan di Garden by the Bay
Sebetulnya gue ingin sekali bikin foto-foto tempat ini di malam hari karena lampu-lampunya yang indah, tapi waktunya ngga ada. Kamipun ke sana sore-sore, dan fotonya hasilnya ancur karena langitnya putih pucat. Tapi kami tetap menikmati jalan-jalan disini, suasananya nyaman dan tamannya punya koleksi aneka bunga dari banyak negara.

Ada danau buatan di Garden by the Bay

Jembatan di Garden by the Bay
3. Mengunjungi Haw Par Villa
Ini adalah keisengan yang paling parah. Kami juga heran kok bisa taman seaneh ini kami datangi. Isinya patung-patung yang menggambarkan aneka kisah mitos tradisional Tiongkok kuno yang satupun kami ngga ngerti. Karena udah terlanjur sampe sini kamipun ya usahain nyenengin hati aja. Jadi di taman yang penuh patung aneh bin ajaib ini kami foto-foto sambil ketawa-ketawa sampai sakit perut.

Pintu masuk Haw Par Villa

semoga gue ngga kualat
Kok ada Liberty juga?
4. Nonton Giant Crane Dance di Sentosa Island
Ini tontonan yang keren abis. Dua buah crance raksasa (tinggiiiii banget) dipasang di pantai, dikasih kepala2an sehingga bentuknya jadi seperti 2 ekor bangau raksasa, di bagian tengahnya dipasang screen TV raksasa. Ceritanya dua ekor bango ini menari-nari, menyanyi dan saling jatuh cinta. Paduan antara musik, layar TV, semprotan air dan sinar laser. Kewren banget. Ngga rugi deh nontonnya.

Dua Crane raksasa menari-nari
Yang paling bikin gue merasa beruntung adalah tontonan ini gratis. Kita cuma beli tiket kereta masuk Sentosanya aja. Lokasi show ini ada di samping Universal Studio. Trus pas tau kalau show ini ngga tiap hari ada guepun makin berasa beruntung.
Cerita 2 bangau raksasa jatuh cinta
Gue pikir gue sudah bosen sama Singapore ternyata ngga tuh, masih buanyak yang bisa diexplore... Ke Singapore lagi? hayuuuuu.....
Mission accomplished. Kami meninggalkan Singapore dengan hati puas.

1 komentar:

Vari mengatakan...

Iya tuh dulu qta pernah ke Haw Par Villa juga gara2 iseng juga, emang aneh bgt tuh theme park :D Singapore sih ngga pernah boseninin, mereka selalu ada aja yg baru.