Minggu, September 09, 2012

Kendaraan Umum di Xi'an

Lalu lintas di Bundaran Bell Tower (dari jendela kamar)
Xi'an adalah kota yang sangat populer buat turis asing tapi sayangnya jarang banget ada petunjuk-petunjuk dalam bahasa Inggris di fasilitas umumnya. Jangankan bahasa Inggris, tulisan latin aja jarang-jarang. Mungkin kebanyakan turis datang ke sini dalam grup tur yang dipimpin tour guide jadi ngga ada masalah dengan bahasa.

Selama di Xi'an kami selalu menggunakan kendaraan umum sehingga gue mengalami sendiri betapa ribetnya jadi orang buta huruf di Xi'an. Tapi sesudah dijalani gue merasa jalan-jalan dengan kendaraan umum di Xi'an itu enak banget. Nyaman dan yang penting : murah banget. Salut sama pemerintah China yang ikhlas mensubsidi, sudah ongkosnya murah jumlah bisnya banyak pula, jadi orang-orangnya terangkut semua secara manusiawi dan bermartabat. Pokoknya syarat untuk bisa selamat sampai tujuan cuma 1 : bertanya, bertanya dan bertanya.

Xi'an street
Nah masalahnya adalah, gue orang yang paling males tanya-tanya sama orang, apalagi di China yang jarang banget orang bisa berbahasa Inggris. Tapi syukurlah teman gue ngga ada masalah dengan hal itu dan untungnya lagi dia pernah kursus bahasa Mandarin (walaupun cuma 3 bulan). Minimal kalimat pertamanya aja dia pakai bahasa Mandarin selanjutnya dengan bahasa Tarzan. Herannya orang-orang Xi'an itu PASTI berusaha membantu kami. Gue jadi merasa berdosa karena selama ini selalu bilang bahwa orang China itu paling ngga ramah sama turis, ternyata semua ini hanya kendala bahasa saja. Mereka itu... sumpah baik-baik banget.

Jadi, kalau kamu mau menggunakan kendaraan umum di Xi'an tips dari gue :
1. Sebelum berangkat minta resepsionis hotel menulis nama tempat yang kita tuju.
2. Tanya bis yang digunakan nomor berapa dan haltenya dimana.
3. Di atas bis jangan ragu untuk menyodor-nyodorkan nama tempat yang kita tuju, bisa kepada pak supir atau ke penumpang yang mukanya helpful syukur-syukur kalau cakep (trus kenalan hehehe...)  mereka akan kasih kode kapan kita mesti turun.

Cara ini membutuhkan kecerdasan traveling dan ketabahan tingkat tinggi untuk melaksanakannya. Dan sekarang, sambil menulis ini, gue merasa keribetan itu sangat indah banget buat dikenang (*senyum-senyum sendiri*)

Pokoknya begitu Xi'an memasang petunjuk dua bahasa dimana-mana gue bakalan menjadikan kota ini sebagai tujuan wisata favorit no.1 di China.

Tidak ada komentar: