Rute jalan-jalan kami dimulai dari Stasiun Subway Yonghegong ke arah Selatan mengunjungi sebuah kelenteng yang bernama Lama Temple, mengunjungi Confucius Temple, menyusuri Guozijian street dan berakhir di stasiun Subway Andingmen.
Lama Temple
Berbeda dengan Temple Budha pada umumnya, Temple ini beraliran Budha Tibet. Pengunjung yang datang untuk sembahyang cukup banyak. Ada beberapa yang kelihatannya sih orang Tibet asli, mereka punya ciri khas pipinya merah-merah, rambut kusut dan badannya gemuk-gemuk lucu.
![]() |
| aktivitas 1 : membakar hio |
![]() |
| Aktivitas 2 : sembahyang di depan patung Budha yang tingggiiiiii banget |
Confucius Temple
![]() |
| Atas : Patung Confucius dan aneka pohon tua yang bentuknya unik banget Bawah : Gedung utama dan pertunjukan tari di halaman belakang |
![]() |
| Membungkuk utk menghormati Confucius |
Gue kagum melihat betapa mereka sangat menghormati pahlawannya. Keren....
Guozijian Street
![]() |
| Hutong di kanan kiri Guojizian Street |
Guozijian Street merupakan situs bersejarah di Beijing. Berjalan-jalan di sini serasa kembali ke ratusan tahun yang lalu, saat cowo-cowo China rambutnya masih dikepang, dan jagoan silatnya pada nongkrong di warung minum arak hehehe...
| Hutong |
Menurut orang-orang, Hutong unik untuk dieksplore. Menurut gue sih males banget jalan nyelip-nyelip di gang sempit padat penduduk begitu, trus lewat-lewat halaman rumah orang pula. Bawaannya pengen bilang : permisi numpang lewat... punten... nyuwun sewu... (*maklum aku kan turis sopan*) .
Di ujung jalan kami belok kanan dan melanjutkan perjalanan ke Stasiun Subway Andingmen.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar