Pernah dengar Stonehenge? Itu lho reruntuhan batu-batu misterius berumur ribuan tahun yang bentuknya kayak lingkaran. Kami mau kesana hari ini. Untuk menuju kesana kami harus ke kota Salisbury dulu, naik kereta.
Sepanjang perjalanan kami melihat perubahan pemandangan mulai dari kota London yang metropolis berangsur berubah menjadi kawasan perumahan yang rumah-rumahnya berjajar rapi seragam - sama semua (aneh ya? ngga ada yang renov apa?), dan akhirnya suasana pedesaan dengan ciri khas padang rumput yang luaaaas banget, lengkap dengan domba dan kuda makan rumput. Setiba di Salisbury kami langsung ke luar stasiun dan melihat ada bis tingkat warna merah bergambar Stonehenge sedang parkir. Kamipun naik dan beli tiket Tour di dalam bis. Penumpang bisnya ngga banyak, mayoritas orang Asia yang sipit-sipit. Ngga pake lama bis pun mulai bergerak dan dari speaker bis terdengar rekaman narasi informasi. Keren banget deh tur model begini, sederhana tapi efektif. Semoga bisa ditiru di negara kita.
Secara sekilas kota Salisbury merupakan kota yang cakep bener... ada banyak bangunan tua yang cantik terbuat dari kayu, ada banyak toko-toko dan orang ramai seliweran. Sejujurnya saat itu gue pengen turun dari bis dan jalan-jalan disini....
Singkat kata, bis meninggalkan kota Salisbury dan tiba di Old Sarum. Penumpang yang minat untuk liat-liat dipersilakan turun, nanti bisa lanjut ke Stonehenge dengan naik tour-bus selanjutnya. Karena ngga mau rugi turunlah kami bertiga. Eh ternyata banyak juga yang ikut turun, sesudah kami liat-liat lagi kok yang turun orang Asia yang sipit-sipit itu semua? yang bule-bule ngga ada yang turun, kami sempat kege-eran, jangan-jangan mereka itu ngga bisa bahasa Inggris dan turun karena ngikutin kami bertiga turun hihihi... sok banget.
Old Sarum itu yaah.. lumayanlah... buat pernah-pernahan dateng ke reruntuhan batu-batu warna putih di negara orang (hehehe... di negara sendiri aja reruntuhan banyak tapi ngga pernah didatengin).
![]() |
Gue dan Beng sibuk foto-foto sambil kedinginan secara anginnya kenceng. Puas foto-foto kami segera balik ke pintu masuk untuk menghangatkan diri di souvenir shop. Disini gue membeli sebotol selai rasa jeruk khas daerah situ, rasanya yummy enak banget gila.
Akhirnya kami balik lagi ke Salisbury naik bis terakhir. Begitu kami melihat ada sebuah Christmas Market di Salisbury, kamipun buru-buru turun. Chrismas Market itu sejenis dengan Bazaar Lebaran di negara kita, menjual pernak-pernik dan makanan khas Natal. Ternyata bazaarnya kurang seru. Kamipun lanjut jalan santai ke stasiun, sepanjang jalan kami ngga henti-henti mengagumi keindahan kota ini.
![]() |
| deretan toko di Salisbury |
![]() |
| Salisbury di sore hari |
[Kalo kamu sudah baca buku Edensor-nya Andrea Hirata, nah... Salisbury itu bagaikan Edensor yang jadi kenyataan, penggambarannya sama banget deh - in my opinion]







1 komentar:
woww,,, stonehenge,,, :D
btw, kok gada poto anak2 sekolahannyah?? ahahah
Posting Komentar