Rabu, November 16, 2011

Istanbul yang INDAH dan GRATIS

Fasilitas city tour gratis dari Turkish Airlines ini hanya diikuti oleh 5 orang, selain kami bertiga, ada satu mahasiswi dari Peru yang sekolah di London dan satu wanita Denmark yang bekerja untuk PBB di Timor Timur. Tur dipimpin guide yang orang Turki asli dan lancar berbahasa Inggris, namanya gue lupa... Kami naik mini van yang nyaman dan hangat.

sarapan Turkish style
Perjalanan diawali dengan sarapan khas Turki. Ada roti baguette yang sudah diiris-iris, daging ham dan aneka keju. Tidak ketinggalan ada buah zaitun dan daun-daunan.

Saat memasuki kota Istanbul kami sempat bengong melihat langit yang penuh burung!! ternyata ada pasar ikan di situ. Burung-burungnya rebutan ikan.

Di luar dugaan gue, ternyata Istanbul saat itu dingin banget, Yah masih untung sih gue pake jaket yang lumayan tebal walaupun kalo pas angin kencang tetap brrrr.... kulit gue kayak dicubit-cubit.....


Blue Mosque
Tempat kunjungan pertama :  Mesjid Sultan Ahmet. Mesjid ini juga terkenal dengan sebutan Blue Mosque karena interior dindingnya yang berwarna biru. Mesjid ini sampai sekarang masih digunakan untuk ibadah.
Lapangan - Hippodrome
Begitu keluar dari mesjid ini kami berada di sebuah lapangan bernama Hippodrome, disini ada tiang basilisk khas Mesir, ada tiang ular melintir khas India, dan sebuah gazebo bikinan pemerintah Jerman. Segerombolan burung merpati pun seliweran, mulai deh terasa di Eropanya. Tempat ini asik banget. Kami bertiga langsung berniat, kita harus kesini lagi buat duduk-duduk... nanti saat kami balik kesini lagi otw ke Indonesia.

Basilica Cistern
Tempat kunjungan kedua.  Basilica Cistern, lokasinya masih di situ-situ juga. Tempat ini merupakan ruangan di bawah tanah yang (dulunya) digunakan untuk menyimpan air kebutuhan warga kota. Dibangun saat Turki masih dibawah pemerintahan Romawi sehingga bentuknya emang Romawi banget, penuh dengan pilar-pilar raksasa.
 
Hagia Sophia dan Hippodrome
Tempat ketiga. Hagia Sofia. Mesjid ini punya kisah yang unik. Tadinya bangunan ini adalah gereja, tapi kemudian oleh pemerintah Turki dialih-fungsikan menjadi mesjid. Sampai sekarang di langit-langit kubahnya masih ada lukisan bunda Maria di antara huruf-huruf Arab. Sekarang mesjid ini digunakan hanya sebagai museum, ngga buat ibadah lagi. Dan ngga usah kecewa, kalau emang butuh mau ke mesjid tinggal nyebrang aja, ada Blue Mosque disitu.

Dari situ oleh mas tour guide kami diajak makan siang di restoran yang lokasinya dekat laut. Makanannya enak dan tempatnya nyaman (baca : hangat). Di  tempat makan siang ini untuk pertama kali gue ngicipin teh apel khas Turki. Rasanya agak asem, dan uniknya disajikan di gelas yang bentuknya lucu, khas Turki.

Gerbang istana Topkapi
view dari istana Topkapi
Tempat kunjungan ketiga, Istana Topkapi. Istana ini bentuknya seperti benteng. Tamannya luas dan pohon-pohonnya sedang meranggas, indah banget... secara gue jarang liat pohon-pohon nyaris gundul begini di Indonesia. Di sana kami masuk ke ruangan-ruangan museumnya dan sempat melihat deretan koleksi barang-barang pribadi Nabi Muhammad dan beberapa Nabi lain (ada pedang, pakaian, potongan rambut, dll..). Seperti di istana-istana lain di Turki, disini juga ada Harem, tempat tinggalnya selir-selir raja (yang jumlahnya bisa ratusan). Hmmm...

Sekitar jam 6 sore acara tour selesai, kami diantar kembali ke airport dan siap melanjutkan trip kami ke London. Terimakasih Turkish Airlines, kami sudah dijamu di Istanbul. Biarpun cuma sekilas tapi kami sudah bisa menikmati keindahannya.

[Now I'm ready for the real trip]

Tidak ada komentar: