Minggu, Juni 05, 2011

Kapal Motor Penyeberangan MURIA

KM Muria di Dermaga Jepara
KM Muria ukurannya lumayan besar, bisa muat beberapa mobil dan sekitar 300 penumpang. Fasilitasnya standar, ada TV, toilet, kantin, dan pemandangan laut sepanjang jalan (ya iyalah... namanya juga naik kapal).

Kapal berangkat on time jam 9 pagi. Kabar bagusnya kami berhasi dapat tiket kelas VIP yang kursinya empuk, ada AC dan TV. Kabar buruknya, pertama gue ngga bisa tidur. Yang kedua ombaknya parah, mayoritas penumpang pada mabuk laut. Suara dan aroma yang muncul... bikin perut gue serasa diaduk-aduk.

Di saat gue berjuang setengah mati mempertahankan isi perut gue supaya ngga keluar, si Beng yang tidur nyenyak di sebelah gue tiba-tiba terbangun, kucek-kucek mata dan ngomong : 'Gue kok laper ya Bet. Mana bekal makan siang kita?'.

Tau ngga sih sodara-sodara... dia dengan cueknya makan mie goreng dengan nikmatnya. Diantara orang-orang yang lagi hoek-hoek. Bau mie-nya yang menyengat itu bikin isi perut gue (dan gue yakin penumpang lain juga) makin meronta-ronta. Huh...
Dermaga Karimun Jawa
Akhirnya perjalanan yang penuh siksa ini  berakhir. Tibalah kami di dermaga pulau Karimun Jawa pada pukul 15.30 WIB. Kalau dihitung-hitung dari keberangkatan kami di Jakarta maka lama perjalanan ke Karimun ini hampir 24 jam (!). Tapi saat kami disambut lautan tenang, cuaca cerah, dan langit biru,  semua rasa letih hilang... Ya Tuhan.. terimakasih.. gue menginjak daratan lagi....

Kami di drop di hotel Karimun Jawa Inn yang lokasinya agak nanjak di kaki bukit. Kamarnya lumayan bersih dan nyaman, ada AC dan TV.
Sorenya kami berjalan kaki ke Alun-Alun Karimun dan sempat foto-foto sunset di dermaga wisata (yang berbeda dengan dermaga kapal feri). Dilanjutkan beli ikan bakar di warung sekitar alun-alun, enak deh. Recomended. Kami duduk-duduk disitu sampai hari gelap. Dalam perjalanan balik ke hotel kami terkagum-kagum melihat langit penuh bintang yang terlihat jelas disini. Indah sekali...

Tidak ada komentar: