Hari ini hari terakhir kami di Saigon dan akan kami isi dengan ikutan full day tour ke Cu Chi (bacanya : Ku-Ci). Kami dijemput jam 7.30 pagi di hotel dengan sebuah mini bus, kami berangkat lengkap dengan semua barang bawaan karena selesai tour nanti ngga balik lagi ke hotel, langsung ke airport.
Seperti hari sebelumnya, bis ini muter-muter dulu jemput peserta tour lainnya, tapi lebih parah dari hari kemarin, kami diturunkan lagi di sebuah kantor travel

agent. Trus kami disuruh nunggu. Tiap ada bis datang kami diteriakin jenis tour apa yang berangkat dengan bis tersebut. Kami tunggu kok tour kami ngga disebut-sebut. Ngga taunya tour yang kami ikuti berangkatnya dari tempat lain, jadilah kami jalan kaki geret-geret koper lumayan jauh. Trus kami disuruh nunggu di pinggir jalan sampe akhirnya ada bis gede minggir dan kami disuruh naik. Bener-bener deh... proses penjemputan tour di Saigon ini selalu nyebelin!

Tujuan pertama tour ini adalah ke kota Cao Dai. Disini ada agama baru yang namanya Cao Dai juga. Agama ini adalah perpaduan antara Hindu, Budha, Kristen, Islam dan Confusius. Penganutnya sekitar 2 juta orang Vietnam. Templenya besar dan megah, full color deh. Kami datang pas mereka lagi ibadah siang (btw, mereka ibadah sehari 5 kali). Kami diijinkan masuk ke temple dengan syarat membuka alas kaki. Boleh foto-foto asal dari lantai atasnya.
Dari situ kami ke kota Cu Chi. Kami mengunjungi tempat yang dulunya jadi medan perang Vietnam melawan Amerika.

Kota Cu Chi memegang peranan penting di saat perang karena lokasinya yang strategis di tengah-tengah. Kami membeli tiket dan langsung masuk ke kawasan hutan. Ternyata disini terletak pusat jaringan terowongan bawah tanah Vietkong yang terkenal itu, gue coba masuk ke dalamnya sambil jalan jongkok. Katanya sih ukurannya sudah diperbesar sehingga turis bule pun muat. Disini juga ada contoh-contoh jebakan perang di hutan dan kalau mau bisa nyobain nembak-nembak pake senapan.
Kami tiba kembali di Saigon sekitar jam 6 sore, karena mau langsung ke airport kami diturunkan di jalan lalu naik taksi, ngga nyampe 15 menit udah nyampe.
Selesai sudah perjalanan kami di Saigon. Selamat tinggal pho dan kopi yang enak. Bakal balik lagi ngga ya gue?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar