Btw, si Beng merasa agak ngga enak hati, dia kan blum pernah ke Arab tapi ke Vatican malah udah, ketemu Paus pula, katanya kalo engkongnya yang berdarah Betawi murni tau bisa-bisa dia dilempar sepatu. Sayangnya sang Engkong sudah meninggal.
Jadi hari itu gue ngulang lagi ke tempat-tempat yang udah gue liat sebelumnya. Ngga semua sih, cuma jalan kaki aja menyusuri Via del Corso yang hari itu dibuka khusus hanya untuk pejalan kaki. Diawali di Piazza del Pappollo dan berakhir di kawasan reruntuhan Collosseum. Udah puas jalan kaki, trus beli t-shirt, tapi ternyata Tata masih pengen beli stiker bendera Italy jadi kami naik metro lagi ke Fontana de Trevi karena kemarinnya gue liat disitu banyak yang jual stiker. Gara-gara itu alokasi waktu jadi kacau, kami langsung gerabak-gerubuk buru-buru balik ke hostel dan ambil barang-barang karena sore itu harus naik kereta ke Munich. Syukurlah kereta Italy selalu datang telat jadi kami ngga ketinggalan kereta. Goodbye Roma.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar