Selasa, Februari 06, 2007

On the way to Paris


Gue baru kali ini naik Emirates, airline yang dapet penghargaan sebagai Entertainment airline. Dan emang terbukti. Di tiap kursi ada layar TV-nya, kita bisa milih mau nonton film, main game, denger musik lewat headphone, baca-baca berita BBC, dll... pilihannya banyak banget. Oya kita juga bisa juga nelpon atau kirim sms.
Gue cobain semua saking antusiasnya (kecuali nelpon) : games-nya kebanyakan sama dgn yg ada di yahoo, filmnya dibagi per genre (ratusan deh...) dengan teks bahasa Arab, gue coba nonton Departed tapi ketiduran, emang udah malem sih. Akhirnya layar gue matikan, ganti musik aja, dengerin lagu-lagunya Sting sambil tidur.
Di bagian hidung dan bawah pesawat Emirates ini dipasangi kamera, dari layar kita bisa melihat tampilan dari kamera tersebut. Dari kamera yang di depan kita bisa lihat pemandangan yang dilihat oleh pilot, asik deh terutama pas mendarat. Kalo dari kamera yang di bawah kita bisa lihat pemandangan kalo pas ngga ada awan. Lihat di foto deh, ada wilayah yang diliputi salju dan sebagian kena bayangan awan.
Kami tiba di Dubai jam 5 pagi waktu setempat (atau jam 8 pagi waktu Jakarta). Airport Dubai rame banget saat itu, toko-tokonya dipenuhi pembeli, begitu juga kafe-kafenya, bahkan bangku-bangku dan tempat kosong dipenuhi orang tidur. Gue perhatikan banyak wajah-wajah Indonesia yg tidur berselimutkan batik dan sarung. Kayaknya mereka adalah TKI, para pahlawan penghasil devisa bagi negara kita. Jam 9 pagi kami lanjut lagi terbang ke Paris. Ngga terasa 6 jam kemudian kami tiba juga di airport Charles De Gaulle (CDG) Paris jam 13.00 atau jam 7 malam waktu Jakarta.

Tidak ada komentar: