Karena sudah malam dan udaranya dingin banget kami langsung tidur. Besok paginya, pas buka jendela kamar, gue langsung takjub waaah..... bagus banget pemandangannya..... ada gunung dengan puncak bersalju. Langsung gue poto-poto.
Belakangan gue tahu kalo pemandangan seperti itu ada di hampir seluruh Swiss... maklum first timer liat gunung bersalju jadi agak-agak norak.
Di depan hotel ada pertokoan namanya Balexert. Di situ ada supermarket Migros yang jual segala macem. Toko-toko disini tutup jam 18.30 kecuali Kamis jam 21.00. Minggu? tutup seharian. Bahasa yang dipakai di Geneva adalah bahasa Perancis, soalnya letaknya emang di perbatasan Perancis.
Btw, kalo pernah dengar kata Helvetia, itu adalah nama lain dari Swiss. Istilah Helvetia malah lebih sering gue lihat daripada Swiss, misalnya di perangko, mata uang dan gedung-gedung pemerintahan.Mata uangnya sendiri adalah Swiss Franc atau CHF (Confoederatio Helvetica Franc).
Transportasi di Swiss
Transportasi di Swiss sangat modern dan simpel, dalam kota ada bis dan trem (taksi juga ada tapi bukan alternatif yg bakal gue pake... hehehe). Antar kotanya ada jaringan kereta yang baguuuus, ngga pernah penuh dan selalu on time. Swiss itu negara kecil, jarak antar kotanya bisa dijangkau kereta dalam hitungan sejam dua jam, dan karena kotanya kecil juga bisa dijelajahi dengan jalan kaki.
Karena itulah kami membeli Swiss Pass. Kami ingin keliling Swiss naik kereta. Swiss Pass ini bisa dipakai sepuasnya selama masa berlaku (kami beli yg utk 4 hari berturut-turut). Kalo dipake ke jaringan kereta yg ngga dicover kami harus beli suplemen lagi. Dan saat pertama kali pakai kita harus validasi dulu di loket stasiun kereta. Pass ini jangan sampe hilang karena selalu diperiksa di atas kereta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar