Hari terakhir di Swiss. Nanti siang kami akan ke Frankfurt dan besok balik ke Jakarta. Gue selalu merasa sedih tiap akan pindah kota, sekaligus gue juga sudah nggak sabar utk segera pulang ke Jakarta. Gue mulai agak kuatir sudah melupakan kehidupan normal gue di
Jakarta (keenakan disini...hehehe). Hari ini kami akan mengeksplore Geneva, yang malah belum sempat dilihat-lihat. Supaya bebas jalan-jalan sebelum pergi kami sudah checkout, semua barang bawaan dititipkan di ruang deposit hotel.Pagi ini kami janjian ketemuan sama teman kuliahnya mbak Dyah-mbak Yuli, seorang diplomat Indonesia yang kerja disini. Kami dianterin jalan-jalan ke Lake Leman, liat Jet d'eau : air mancur di tengah danau yang tinggi banget. Kami nyebrang danau dengan naik perahu, terus dilanjutkan dengan jalan-jalan di daerah old town.
Seperti kota lain di Swiss, disini ada deretan gedung-gedung tua berwarna coklat suram, jalan batunya rapi teratur dan ada beberapa gereja yang cantik tapi sepi.
Yang pastinya sih : bersih dimana-mana. Daerahnya agak berbukit jadi ada jalan-jalan tangga dengan deretan rumah yang lebih unik dan lebih capee deh... karena males jalan nanjak kami alihkan rute jalan-jalan kami ke arah deretan toko-toko sambil cari tempat makan. Dan untunglah kami berhasil makan siang di restoran Vietnam.Ssst, dibayarin pak diplomat lho!!Siangnya kami balik lagi ke hotel utk mengambil luggage. Ternyata berhubung ini hari Minggu di hotel ngga ada karyawan yang resmi bekerja. Jadi resepsionisnya ngga duduk di balik meja tapi di dalam ruangan dan ngga pake seragam, dia pake baju bebas (sistem piket jaga gitu kali ya..). . Gue ngga tahu berlaku di semua hotel di Swiss atau di hotel Etappe ini aja. Trus seperti di hotel lainnya di Eropa jangan harap ada roomboy yang membawakan koper seperti di Jakarta. Di sini koper angkut sendiri, room boy sih ada tapi terbatas banget orangnya, kadang ada kadang ngga.
Setiba di stasiun kami harus membeli tiket utk ke Frankfurt karena tiket kami hanya berlaku di Swiss. Ternyata selain membayar tiket kami juga harus membayar suplemen, harganya jadi sekitar Rp 700 rb per orang utk perjalanan ngga nyampe 3 jam, padahal tiket Swiss Pass kami aja harganya Rp 1,5 jt berlaku utk 4 hari. Pricey...pricey...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar