Selasa, Desember 19, 2006

Jiffest 2006

Terus terang gue baru sekali ini nonton film-nya Jiffest. Sebelumnya ada aja penghalangnya, yang repot ngatur waktu, pas keluar kota, atau pas males. Tahun ini Jiffestnya cukup sesuai buat gue. Lokasi bioskopnya yang di Djakarta Theater dan EX deket banget sama kantor gue. Tapi tetap gue males booking tiket banyak-banyak, bikin terikat jadwal padahal belum tentu ada waktu.
Syukurlah dengan berbagai kiat dan strategi gue berhasil menonton beberapa film yang emang unik dan menarik, beda dengan film-film hollywood atau film pasaran lainnya.

Light in the dusk
Film Finlandia, drama.
Film Finlandia yang menceritakan tentang seorang cowok yang bekerja di perusahaan security. Kehidupannya asli boseeen banget. Orangnya diem banget. Tapi ternyata ada yang tahu kelemahannya dia, yaitu kalo udah naksir cewek ngga akan mengkhianati atau melukainya. Dimanfaatin deh sama gerombolan penjahat, ada cewe pura-pura naksir dia trus pas si cowok kerja memeriksa sistim keamanan di toko berlian passwordnya diintip trus kuncinya dicuri. Akibatnya si cowo dituduh membantu pencurian perhiasan, dia dipenjara. Gitu kok si cowo diam aja karena dia cinta banget sama si cewek. Film yang sangat nyebelin. Ngga tahan gue liat orang dizalimi seperti itu, kasian banget.

Two sons of Fransisco
Film Brasil, drama.
Tentang keluarga petani yang miskin banget dengan 7 anak pula, tapi bapaknya punya cita-cita yang tinggi bahwa anaknya harus menjadi orang yang berhasil. Dua anak laki-lakinya yang paling besar disuruh main musik dan menyanyi. Diceritakanlah derita bahagia keluarga ini mencapai kesuksesan. Gue terharu melihat perjuangan si bapak, walaupun ngga sampe nangis.


A Stranger of Mine (Unmei Janai Hito)
Film Jepang, komedi.
Dari seluruh film Jiffest yang gue tonton rasanya film ini yang paling keren. Ngga sia-sia gue nunggu film ini diputar jam setengah sepuluh malam karena film ini unik banget. Menceritakan sebuah kejadian dalam 1 malam yang melibatkan 5 orang : Miyata seorang cowok pekerja yang nerd dan pemalu, Ayumi mantan pacarnya, Yusuke teman SMP-nya, Maki seorang cewek yang baru putus dari cowoknya dan Asai seorang boss Yakuza . Yang bikin unik, film ini menceritakan kejadian yang sama tapi dari sudut pandang setiap tokoh-tokoh yang berbeda. Setiap potongan adegan membuat kita seperti mendapatkan potongan puzzle yang melengkapi keseluruhan cerita sampai akhirnya kita bisa lihat kalau semua tokoh tersebut memiliki keterkaitan. Jadi kita jadi ketawa-ketawa sendiri. Dan gue baru tahu kalau film ini adalah film pertama yang dibuat sutradaranya.

Cafe Transit
Film Iran, drama.
Menceritakan perjuangan Reyhan, wanita Iran yang ditinggal mati suaminya dan ingin mandiri dengan melanjutkan usaha restoran peninggalan suaminya dan ternyata laris banget. Ternyata disana tabu untuk wanita membuka restoran. Kakak almarhum suaminya yang juga punya restoran merasa terancam usahanya dan berusaha mengambil alih, tapi Reyhan pantang menyerah. Dari film ini baru tahu gue kalau perempuan Iran itu ngga boleh melakukan transaksi bisnis atau bahkan pergi sendiri, kemana-mana harus ditemenin laki-laki.

Beethoven's Hair
Film dokumenter.
Sebagai penggemar musik klasik gue antusias untuk bisa nonton film ini. Berhubung film ini gratis jadi belinya harus antri panjang dan gue sangat beruntung bisa dapet tiketnya, karena dari 220 tiket yang dibagi gue dapat nomer 202.
Film ini dibuat berdasarkan buku dengan judul yang sama, menceritakan bahwa pada saat Beethoven meninggal dunia salah satu sahabatnya sekaligus fans-nya yang bernama Hiller menggunting sedikit rambut Beethoven dan menyimpannya. Diceitakanlah perjalanan rambut ini melewati perang dunia sampai akhirnya diserahkan ke lembaga lelang di Denmark hingga saat ini berada di museum pribadi salah seorang penggemar Beethoven di Arizona, USA. Lebih jauh juga diceritakan telah dilakukan test pada rambut ini sehingga bisa diketahui penyebab kematian Beethoven.
Di akhir pemutaran film karena sutradaranya hadir disana gue beruntung bisa mengikuti sesi tanya jawab.

After the Wedding (Efter Brylluppet)
Film Denmark, drama.
Ini film yang menurut gue biasa aja, endingnya juga ketebak. Cerita tentang cowok Denmark bernama Jacob yang mengelola panti asuhan di Bombay India. Jacob diundang pulang ke Denmark oleh seorang kaya raya bernama Jorgen yang berminat menjadi donaturnya.
Jorgen punya keluarga yang bahagia, seorang anak cewek umur 20 tahun dan 2 anak cowok kembar masih kecil. Saat Jacob tiba di Denmark ternyata bertepatan dengan pesta pernikahan putri Jorgen jadi Jacob diundang dan diperkenalkan dengan keluarganya. Eh ternyata istri Jorgen adalah mantan pacar Jacob, dan anak perempuannya (yang menikah) adalah anaknya hasil hubungan 20 tahun yang lalu. Jacob marah banget ngga dikasih tahu kalo selama ini dia punya anak. Ternyata Jorgen sedang sekarat, dan ketebak.. dia ingin menitipkan istri dan anak-anaknya ke Jacob. Tapi Jacob juga bukan cowok gampangan yang silau sama harta melimpah, dia kan juga punya tanggung jawab di India.

Masih ada banyak film di Jiffest ini yang pengen gue tonton, moga-moga DVD-nya udah bisa dibeli tempat-tempat biasa (ITC maksudnya...). Dan gue salut sama panitia Jiffest ini, walaupun masih ada beberapa kekurangan tapi secara umum ok lah.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Terntata sudah melancong ke mana-mana...tapi kok gak ada liputan yg edisi 2007 ya...? Apa selama 2007 di rumah melulu..?